AKBP, Drs. Heru Suprihasto, S.H” Montasik Wilayah Rawan Narkoba “

20348248_490604451284380_43427190_o.jpg

Aceh Besar – Wilayah Kabupaten Aceh Besar termasuk Kecamatan Montasik memang di label sebagai daerah “Rawan Narkoba” oleh Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto S.H. Tidak sedikit pelaku tindak kejahatan narkotika baik ganja maupun sabu, ditangkap Satuan Narkoba Polres Aceh Besar. Namun, hal tersebut sepertinya tidak membuat efek jera bagi para pelaku.

Itu sebabnya, untuk memberantas tingginya angka peredaran dan pemakai narkoba di Kabupaten Aceh Besar, Kkhususnya Kecamatan Montasik. Kata Heru Suprihasto, karena itu pihaknya mengadakan Deklarasi Bersih Narkoba bersama Muspika Kecamatan Montasik, yang melibatkan semua Kepala Desa/Guechik dari masing-masing gampong di wilayah Kecamatan Montasik. Acara itu dilaksanakan, di Aula Kantor Camat Montasik, Senin, 23 Juli 2017 sekitar pukul 09.30 WIB. Deklarasi ini bertujuan untuk mengajak para pihak untuk berkomitmen secara bersama, memberantas narkoba serta mencari akar permasalahan serta penyebab maraknya peredaran narkotika yang telah sangat meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar.

“Kasus narkoba termasuk kasus yang Extra Ondinarry Crime (kejahatan luar biasa) sementara Montasik merupakan salah satu wilayah merah, indikasi peredaran narkoba. Wilayah terawan peredaran sabu di wilayah Kecamatan Montasik ada tiga, yaitu perbatasan Kreung Aceh dari Mata Ie sampai daerah Reudep. Lalu Desa Peuremping dan Ampe Awe. Semetara, wilayah yang rawan ganja yaitu daerah Pieung dan Ampe Awe. Jadi, tidak mudah untuk membersihkan virus narkoba tanpa adanya keterlibatan masyarakat,” ungkap Heru saat dihubungi MODUSACEH.CO, Senin (24/07/2017).

Adapun hasil kesepakatan bersama dari deklarasi tersebut, Kapolres Aceh Besar meminta dan memberi waktu selama satu minggu untuk Muspika gampong wilayah Kecamatan Montasik membuat Qanun Gampong yang salah satu isinya; bagi warga Kecamatan Montasik diketahui menggunakan dan mengedarkan narkoba, maka akan diusir dari gampong tersebut. Sementara, dari pihak kepolisian akan meningkatkan patroli baik siang maupun malam.

“Apabila berhasil, nantinya akan kita terapkan di semua wilayah Aceh Besar. Dan apabila masyarakat mengetahui adanya oknum anggota TNI/Polri yang bermain dan terlibat dengan narkoba, tolong langsung hubungi saya melalui nomor pribadi saya. Saya berjanji tidak akan segan-segan untuk mencopot baju dinasnya (memecatnya),” tegas Heru Suprihasto.

Selain Kapolres Aceh Besar, turut hadir dalam acara tersebut Kabag Ops Polres Aceh Besar, Kasat Intelkam Polres Aceh Besar, Kasat Binmas Polres Aceh Besar, Camat Kecamatan Montasik, Kapolsek Montasik, Danranmil Montasik, KBO Sat Narkoba, Beserta ke 39 Kepala Desa di wilayah Kecamatan Montasik.***

Comments

comments

Bantu Polisi sharekan berita ini

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top