WhatsApp Image 2021 07 08 at 15 10 36 1024x682 1

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil bersama Dirsabhara Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH dan Dirbinmas Kombes Pol. Mohammad Muslim Siregar, S. I. K melakukan lawatan kerja ke Polresta Banda Aceh, Kamis (8/8/2021) siang.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK mengatakan sebuah momentum yang baik atas kehadiran Kapolda Aceh bersama rombongan untuk memberikan arahan kepada kami.

“Sebuah momentum yang baik dalam kehadiran Kapolda Aceh untuk memberikan arahan dan support untuk kami di Polresta Banda Aceh,” sebut Kapolresta.

Kegiatan – kegiatan yang kami laksanakan tentunya berdasarkan perintah dari Kapolda Aceh seperti kegiatan yustisi, vaksinasi massal dan juga kegiatan sosialisdasi terhadap para pengunjung café dan mall yang ada di dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh, Kata Kapolresta.

Beberapa hari ini di Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh adanya kenaikan angka positif covid 19 dan saat ini Banda Aceh menjadi zona merah. Padahal dua hari lalu masih terjadi penurunan, tutur Kapolresta.

Kombes Joko mengatakan kami sudah berusaha melakukan kegiatan – kegiatan seperti 3T, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment), namun masih ada kekurangan tentunya dalam hal adanya zonasi merah diwilayah kota Banda Aceh dan ini adalah kegiatan testing sehingga kota Banda Aceh beresiko tinggi penyebaran covid.

“Beberapa waktu lalu, kami melaksanakan kegiatan berupa vaksinasi masal di SMP 9 dan SMP 4 serta Banda Aceh dan ini akan dilanjutkan di kecamatan – kecamatan dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh.” Pungkas Kapolresta.

Sementara itu, Kapolda Aceh mengatakan dalam wilayah Polda Aceh masih kekurangan petugas yang memasang ventilator pada pasien. Dimana Ventilator berfungsi untuk menunjang atau membantu pernapasan.

“Ventilator sering kali dibutuhkan oleh pasien covid – 19 ataupun penyakit lainnya yang tidak dapat bernapas sendiri, dengan tujuan penggunaan alat ini agar pasien mendapat asupan oksigen yang cukup. Namun ternyata di Aceh masih kekurangan petugas pada bagian tersebut,” tutur Kapolda Aceh.

Oleh karena itu, mari jaga kesehatan kita agar selau dapat menjaga harkamtibmas, memberikan pelayanan optimal pada masyarakat, ajak Kapolda Aceh dihadapan forum.

Sesuai intruksi Mendagri nomor 17 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan corona virus disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019. Dan ini setiap harinya harus dilakukan swab PCR dengan jumlah 592 orang perhari, dan bila dibawah angka tersebut dipertahankan, maka akan terjadi peningkatan positifnya warga, kata Kapolda lagi.

Kita harus berhati – hati terhadap varian baru yang telah hadir di Indonesia dan tentunya rumah sakit akan penuh dengan para korban nantinya. Vaksinasi sangat berat bila masyarakat masih mendengarkan informasi hoax atau berita yang tidask benar, ucap Kapolda.

Harapan Kapolda, dalam wilayah Polda Aceh jangan tergolong pada zona merah terutama Kota Banda Aceh dengan penduduk yang padat, serta para Kapolsek jajaran untuk melakukan koordinasi dengan Dinas kesehatan setempat.

Comments

comments