Www.tribratanewsacehbesar.com– Bertempat di Gedung UDKP Kec. Lembah Seulawah kab. Aceh Besar telah brlangsung ” Kegiatan FGD (FOCUS GROUPS DISCUSSION) Tentang ” Pencitraan dan Transparansi dana desa Guna Antisipasi OTT/Saber Pungli di Kec. Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar”. Kegiatan tersebut diikuti oleh Keuchik,Tuha Peut, Ketua Pemuda dan Tokoh Perempuan dengan jumlah yang hadir sekira 75 orang. Selasa tanggal 30 Oktober 2018 sekira pukul 09.00 wib s/d 13.00 wib.

Acara tersebut di hadiri Oleh Kasat Binmas Polres Aceh Besar AKP H. Yulizar Lubis, Kajari Kab.Aceh Besar Mardani, SH, Dinas Inspektorat Kab. Aceh Besar, Munawar, SE, M. Si, Kapolsek Lembah Seulawah Ipda Muhammad Syah, Camat Kecamatan Lembah Seulawah Ilyas, Spd, Kanit Binmas dan Seluruh Bhabinkamtibmas Polsek Leupung, Bhabinkamtibmas Polsek Jantho, dan Seulimeum.

Penyampaian Materi yang di sampaikan oleh kajari kab. Aceh Besar menyampaikan Materi tentang pada umumnya pendidikan pada negeri kita sudah maju dan ada peningkatan, namun tidak semua merasakannya. Oleh sebab itu karena faktor SDM ini lemah, maka oleh sebab itu kami tidak mengambil langsung langkah-langkah hukum namun kami memberikan kesempatan untuk membenarkan kembali dalam mengelola dana desa jangan langsung menghabiskannya, namun tanya dulu kepada yg berkompeten cara mengelolanya. Yang menjadi masalah apa bila pengelola dana desa tidak transparansi terhadap mengatur dan melakukan pertanggung jawaban secara spesifik atau timbulnya proyek fiktif.

Tolong para keuchik libatkan kan ibu2 dalam musrembang dalam penggunaan dana desa agar memasukkan program ibu2 dalam penggunaan dana desa untuk pemberdayaan perempuan.

Dinas Inspektorat kab. Aceh Besar menyampaikan Materi tentang memberikan waktu untuk memperbaiki kekurangan dokumen, apabila menyangkut dengan bangunan sudah tahap finishing tetap kami berikan waktu untuk menyelesaikannya.

ketika ada temuan di lapangan dalam infrastruktur kami tetap mengaudit apa bila adanya kekurangan negara dan apabila pekerjaan tidak sesuai rab kami tetap mengaudit dan harus mengembalikan ke negara.
Kasat Binmas Polres Aceh Besar memberikan paparan tentang pencitraan yaitu memperbaiki kesalahan dalam menggunakan dana desa melalui giat FGD yaitu untuk memberi citra yang terbaik untuk masyarakat dalam penggunaan dana desa secara transparan.
perpres no. 87 tahun 2016 untuk membentuk sat gas pungli yang mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien.
satuan tugas sapu bersih pungutan liar juga mempunyai fungsi intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi yang mempengaruhi tinggi rendahnya korupsi/pungli yaitu wawasan keagamaan tipis, kaidah-kaidah di langgar/rapuh serta banjir kaum hawa penjajah nafsu dan produk luar.

Comments

comments