Www.tribratanewsacehbesar.com– Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar telah berlangsung rangkaian kegiatan pemberian Remisi oleh Bupati Aceh Besar kepada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Jantho Aceh Besar dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke – 73 tahun 2018. Jumat 17 Agustus 2018 pukul 10.52 – 12.00 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut Mawardi Ali Bupati Aceh Besar, Murdani, SH Kajari Aceh Besar, Drs. Iskandar M. Si Sekda Aceh Besar, Kompol Syafruddin Kabag Ops Polres Aceh Besar, Yusnadi, SH Kalapas IIb Kota Jantho, Lely Anggrainy, SH Ketua PN Kota Jantho, Ketua Mahkamah Syariah Kota Jantho, Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Asisten Bupati Aceh Besar dan Kepala SKPD lingkungan Pemerintahan Kab. Aceh Besar.

Pembacaan Catur Dharma Narapidana oleh perwakilan Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Jantho Aceh Besar an. Dedi Musawwir

Sambutan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Jantho Pada hari yang berbahagia ini kita masih mendapatkan kesempatan untuk menghadiri dan mengikuti acara pemberian remisi bagi warga binaan pemasyarakatan, khususnya bagi Narapidana dan anak pidana dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun Kemerdekaan RI ke – 73.

Sebagai warga negara yang sadar akan sejarah bahwa peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia bukanlah ceremonial belaka, tetapi akan lebih bermakna jika peringatan itu dijadikan sumber semangat dan kekuatan bagi kita dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana (remisi) bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan dari Pemerintah, serta telah memenuhi persyaratan yang ditentukan, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Memberikan perlakuan yang manusiawi terhadap pelanggar hukum merupakan satu kewajiban kita sebagai bangsa yang beradab. Bahwa pelanggar hukum merupakan bagian dari warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti dihormati dan dipenuhi. Salah satu hak yang dimiliki oleh pelanggar hukum (dalam hal ini narapidana) adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (remisi) yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995.

Pemberian remisi bagi Narapidana adalah upaya untuk sesegera mungkin mengintegrasikan Narapidana dalam kehidupan masyarakat secara sehat, sehingga mereka dapat segera melanjutkan kehidupannya secara normal dan mampu mengemban tanggung jawab yang ada di pundak masing-masing, baik sebagai anak, orang tua, maupun anggota masyarakat.
Selain itu, pemberian remisi juga sebagai upaya untuk menghindarkan dampak buruk pemenjaraan. Karena, diakui maupun tidak, pemenjaraan memang memberikan dampak buruk bagi setiap orang yang menerimanya.

Pemberian remisi bertepatan dengan momentum peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ini, diharapkan mampu menyadarkan kepada kita semua, khususnya kepada para warga Binaan Pemasyarakatan bahwa mereka juga merupakan bagian integral dari bangsa Indonesia.

Untuk Jumlah Tahanan lembaga permasyarakatan Klas II B Jantho yang mendapatkan Remisi sebanyak 165 orang.

Penyerahan SK Remisi dari Bupati Aceh Besar kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Jantho.

Sambutan Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali
pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang tidak kunjung henti merupakan damai dan kasihnya sehingga pada hari yang berbahagia ini kita masih mendapatkan kesempatan untuk menghadiri dan mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia yang sekaligus dirangkaikan dengan pemberian remisi bagi narapidana dan anak.

Comments

comments