Jantho – Mulai tanggal 15 kemarin hingga 31 Januari mendatang, Polri membuka kesempatan bagi masyarakat yang hendak dan ingin mendaftar menjadi anggota Polri melalui pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2019.

Pendaftaran itu pun dapat dilakukan di Polda Aceh atau jajaran Polres/Polresta, seperti Polres Aceh Besar misalnya. Seperti diketahui, saat ini penerimaan Polri di Indonesia menganut sistem Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).

Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha didampingi Kabag Sumda, Kompol Munzir dan Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan, Polres Aceh Besar diamanahkan untuk menjadi sebagai tempat Panitia Pembantu Penerimaan (Pabanrim) pendaftaran anggota Polri ini. 

“Jadi bagi masyarakat yang anaknya hendak mendaftar kita persilahkan untuk segera mendaftar,” ujarnya di Mapolres Aceh Besar, Jumat (25/1/2019).

Dirinya pun mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo atau oknum siapapun yang menjanjikan dapat meluluskan para calon siswa dalam pendaftaran menjadi anggota Polri ini.

“Silahkan berpartisipasi mendaftar tapi jangan gunakan calo atau oknum manapun yang memberikan janji akan meluluskan casis, karena Polri melakukan seleksi dengan benar-benar. 

Ia pun berharap agar masyarakat dapat melaporkan ke pihak berwajib jika mengetahui atau ada oknum yang menjanjikan hal itu kepada masyarakat. Masyarakat pun dapat menggali informasi ini melalui weh resmi yang telah disediakan atau bahkan datang langsung ke Polres.

“Silahkan lapor agar dapat ditindak. Apalagi kalau oknum itu anggota Polri, selain dipidana tentu akan ada sanksi tambahan disiplin dan kode etik. Seleksi ini diawasi pihak internal dan eksternal yang nantinya pengawasan dilakukan sejak penerimaan awal hingga berlanjut ke kompetisi tingkat Polda,” tambahnya.

Sementara, Kabag Sumda Polres Aceh Besar, Kompol Munzir mengatakan, untuk tahun ini Polri banyak menerima polisi dari sumber sarjana dengan gelar D4 hingga S2. Selain itu, persyaratan yang diminta pun agak berbeda.

“Untuk pria tingginya minimal 158 sentimeter sedangkan wanita 155 sentimeter. Dan usianya juga untuk yang S2 33 tahun maksimal dan S1 29 tahun sedangkan dibawahnya lagi yakni 26 tahun,” jelasnya.

“Biasanya 50 orang yang diterima, tapi untuk tahun ini saya lihat ada 75 orang jadi terjadi penambahan. Tetapi tidak ada yang diterima dari sarjana hukum, karena mungkin kemarin-kemarin dari sarjana hukum sudah banyak yang diterima,” kata Kompol Munzir di kesempatan tersebut.

Februari nanti, Polri membuka pendaftaran Bintang yang jumlahnya juga agak sedikit besar dengan kuota daerah, misalnya Aceh Besar yang akan bersaing dengan pendaftar sesama Aceh Besar dengan mengutamakan para pendaftar yang memiliki kelebihan misalnya di bidang olahraga dengan catatan syarat umum harus dipenuhi.

“Untuk keterangan lebih lanjut bisa cek di website resmi yang telah disediakan atau cek langsung ke Polda Aceh beserta Polres/Polresta jajaran,” tambahnya.

Comments

comments