Tribratanewsacehbesar.com_Dalam kegiatan Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi Satria Sik, M.si. didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasubag Humas dan dihadiri oleh para awak media baik cetak maupun elektronik. Pada kesempatan tersebut Kapolres Aceh Besar menyampaikan tentang situasi Kamtibmas selama tahun 2019.

Polres Aceh Besar menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas 24 hektar dalam waktu 3 minggu, salah satu prestasi kinerja kesatuan pada tahun 2019, dan mendapat respon dari Museum Rekor Indonesia (Muri).

Ladang ganja yang berumur 1 bulan sampai siap panen ini ditemukan oleh personil satuan Narkoba di dua lokasi terpisah mata montasik dan Lhong Kabupaten Aceh Besar.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh kapolres Aceh Besar Ayi Satria Sik, M.si, dalam Konferensi pers akhir tahun tentang Kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Besar tahun 2019 di mapolres Aceh Besar. Senin (30/12/19).

Menurut Kapolres, kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di tahun 2019 jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. di tahun 2018 kasus guantibmas terjadi 232 kasus, namun pada tahun 2019 hanya 122 kasus thomas mengalami penurunan sebesar 47 persen.

Sedangkan perkara yang selesai ditangani juga meningkat dari 43 persen menjadi 54 persen. Kasus kriminal yang menonjol tahun 2019 antara lain kasus pembunuhan ada 3 kasus, pencurian 21 kasus pencabulan 2 kasus curas 2 kasus, 7 kasus, asusila anak 1 kasus dan penemuan mayat bayi 1 kasus.

Untuk kasus narkotika, kuantitas menurun 0,1 persen atau 1 kasus dari tahun 2018 sebanyak 90 kasus, namun Barang bukti yang berhasil disita meningkat. Untuk Narkotika jenis sabu tahun 2019 Polres Aceh Besar menyita 313 gram dan tahun 2018 hanya 226,6 gram.

Sedangkan ganja, tahun 2018 sebanyak 47.197, 6 gram dan meningkat di tahun 2019 menjadi 52.090,18 gram. Ganja yang dimusnahkan tahun 2019 seluas 36 hektar.

Comments

comments