Www.tribratanewsacehbesar.com_Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana dan Karhutla yang dibuka secara langsung Kadis BPBD Aceh Besar, Kadis BPBD Aceh Besar, Farhan AP, bertempat di Gedung Dekranasda Aceh Besar Jl. Bandara Sultan Iskandar Muda KM 23 Gamping Gani Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar, Pada kesempatan tersebut Kapolres Aceh Besar diwakili oleh Kasubbag Bin Ops Polres Aceh Besar dan didampingi oleh 1 (satu) Pers Bag Ops. Selasa 21 Januari 2020 pukul 08.30 WIB.

Adapun hasil Rapat Kesiapasiagaan Bencana dan Karhutla, Kadis BPBD Aceh Besar, Farhan AP. Mengatakan antara lain, kegiatan ini kita lakukan lanjuti hasil video komplain dengan Mabes Polri yang dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2019 kemarin di mana kita minta untuk persiapan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana.

Namun dalam hal initerhadap berbagai macam bencana apa itu bencana alam, berupa banjir tsunami,kemudian tanah longsor letusan gunung api. karena apabila bencana itu terjadi area dampak yang ditimbulkan itu sangat luas wilayah terbesar kita berada pada 24 tahun yang sangat rawan yang bergaris-garis. minum sampai dengan ke Sabang.

Kami akan menyampaikan beberapa peralatan dan perlengkapan yang dimiliki oleh BPD Aceh Besar, dalam rangka mengantisipasi bencana alam yang terjadi di wilayah kabupaten secara umum bahwa besar terdiri dari 23 kecamatan, Kemudian dari data dari topografinya mungkin ini bisa kita lihat Kabupaten ini lanjut potensi bencana apa saja yang terjadi yang kemungkinan bisa terjadi di kabupaten Aceh Besar.

Yang pertama adalah angin puting beliung atau pun kemudian banjir gelombang pasang, dan abrasi, gempa bumi tsunami kebakaran-kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan di sini kami paparkan sejarah kejadiannya bencana di Kabupaten besar angin topan beliung itu kemudian banjir 14 kali lombang pasang 3 kali gempa bumi gempa bumi dan tsunami itu di tahun 2004 kebakaran 2019 kemudian kebakaran hutan dan lahan yang kejadian di tahun 2017 di sareh kemudian Kuningan total dan 62 kejadian bencana bencana kita juga yang sudah kita sangat sering terjadi termasuk yang ini banjir cuaca ekstrem. sebagaimana yang kita rasakan saat ini juga penyakit mungkin nanti ini akan lebih rinci dijelaskan oleh Dinas Kesehatan maupun instansi lainya.

Penyampaian Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis S.IP menyampaikan antara lain, Apakah memang diwilayah Aceh Besar ini sudah bisa diprediksi pada bulan ini masih musim kemarau atau tidak, karena saya pernah kordinasi dan mendapat informasi dari wilayah lain seperti daerah Meulaboh saat ini sudah musim penghujan, pertanyaaan saya apakah saat ini khususnya diKabupaten Aceh Besar prediksinya musim hujan atau musim kemarau?

Ada satu hal yang perlu diantisipasi pada saat musim kering, karena beberapa daerah sudah banyak mengalami kekeringan dan kekurangan air, agar pemerintah unsur porkopoimda agar cepat mengantisipasi terhadap kekurangan air tsb sehingga masyarakat yang terkena dampak kekeringan jangan sampai kekurangan air bersih di wilayahnya.

Kabid Ops BMKB Aceh Besar Eko Cahyo, Mengatakan Data tahun tahun ini 2019 mulai Desember 2 sudah masuk musim kemarau Badan Meteorologi BMKG memprediksi musim kemarau berkepanjangan tak akan terjadi pada 2020. Hal ini berbeda dibandingkan tahun ini yang mengalami kemarau terjadi lebih panjang dua bulan dari waktu normal.

Musim kemarau panjang tak akan terjadi tahun depan lantaran fenomena El Nino diprediksi tak terjadi hingga Juni 2020. Indikasi munculnya fenomena perbedaan signifikan suhu muka air laut di sebelah timur Afrika dan barat daya Sumatera juga tak akan terjadi, sehingga suhu muka air laut di Indonesia pada 2020 menjadi normal.

Kadis PU Aceh Besar, Yusmadi Mengatakan Kami dari dinas Purn siap mendukung penerintah dalam mengatasi bencana baik berupa bencana longsor sperti diwalayah Lamteubah, kami dari dinas Purn membantu pemerintah dan unsilur yang terkait dalam mengatasi bencana alam.

Comments

comments