Aceh Besar – 3 juni 2017,
Ratusan pelanggar yang tertangkap personel Satlantas Aceh Besar dikawasan aneuk galong hari ini cukup terkejut dan merasa malu, pasalnya mereka yang didapati melanggar lalulintas seperti tidak memakai helm, menggunakan kenalpot blong, dan tidak menggunakan spion pada jam jam menjelang berbuka puasa di berhentikan petugas.
alih alih berprasangka akan di tilang, namun ternyata para petugas telah menyiapkan ratusan bangku untuk para pelanggar duduk, setelah itu datang seorang ustadz yang sengaja disiapkan untuk memberikan tausyiah/ ceramah keagamaan tentang pentingnya menjaga keselamatan berlalulintas. setelah cukup diberikan siraman rohani, dilanjutkan dengan para pelanggar mendengar alunan lagu rohani akustik dari “Traffic Police Band” Satlantas Aceh Besar sambil menunggu personel satlantas Aceh Besar memasaki mereka makanan berbuka puasa dan minuman segar.

Maimun (47) warga indrapuri Kab.Aceh Besar mengatakan dirinya sangat terkejut saat mengetahui dirinya diberhentikan petugas karena melanggar saat mencari takjil menjelang berbuka puasa, ia berfikir sedang ada razia, namun setelah diberhentikan dirinya malah dilayani dengan baik dan ramah, Ia sangat merasa malu karena melanggar.
“Saya Malu Pak, karna melanggar dan diceramahi kemudian diberikan makanan takjil dan minuman berbuka puasa gratis dari pak polisi” ungkapnya.

Berbeda lagi dengan razali (28) warga montasik Kab.Aceh Besar, saat diberhentikan beliau dalam keadaan lengkap dan tertib berlalulintas, ada petugas polwan yang mengucapkan terimakasih dan langsung menyelipkan nasi, sayur, kue, takjil, dan minuman di motornya sebagai ucapan terimakasih dan langsung diarahkan untuk melanjutkan perjalanan.

Satlantas Aceh Besar memang terkenal unik dan nyeleneh dalam melakukan kegiatan kegiatan trobosan kreatifnya, hal ini di perkuat dengan pernyataan kapolres Aceh Besar melalui Kasatlantas Aceh Besar Iptu. Sandy Titah Nugraha, SIK
” kita sebagai anggota polri yang merupakan abdi dan bagian dari masyarakat, juga sebagai umat muslim di aceh , ingin saling berbagi, serta tidak bosan-bosanya mengingatkan, dan mendidik masyarakat aceh besar untuk tertib berlalulintas, dengan cara yang fresh, unik, dan tidak kaku” tutupnya.

Comments

comments