www.tribratanewsacehbesar.com–Kapolsek Kota Jantho bersama dengan pihak Puskesmas Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar melaksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Bahaya serta Dampak yang timbul dan Gambaran tentang Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkoba kepada para Siswa-siswu SMA Negeri 1 Kota Jantho. Kamis 10 Okt 2019 pukul 10.30 wib

Penyuluhan Bahaya Narkoba yang disampaikan oleh Kapolsek Kota Jantho Iptu Safriadi, SE, yang menyampaikan Puji syukur Kehadirat Allah yang telah memberikan nikmat hidup, nikmat Islam dan nikmat sehat kepada kita pada Pagi menjelang siang hari ini sehingga kita dapat berkumpul bersama di salah satu Ruang Kelas SMA Neg 1 Kota Jantho dalam rangka Penyuluhan Bahaya Narkoba serta Menyelamatkan diri dari bahaya Narkoba. Shalawat beriring salam mari bersama kita sanjungsajikan kepada pangkuan alam Nabi Allah Muhammad SAW, yang mana beliau merupakan seorang Rasul diakhir zaman yang menyelamatkan umat manusia dari alam jahiliyah ke alam yang penuh ilmu pengetahuan dan modern saat sekarang ini.

Terimakasih kepada Pihak dari Puskesmas Kota Jantho yg telah Menyelenggarakan kegiatan serta Memberi kesempatan kepada kami dari Pihak Kepolisian khususnya Polsek Kota Jantho dalam rangka memberikan Penyuluhan / Gambaran tentang Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkoba kepada para Adik-adik Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kota Jantho semoga nanti setelah mendengar dan menyimak kegiatan penyuluhan ini agar adik-adik dan kita semua dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Selanjutnya saya selaku Kapolsek Kota Jantho akan menyampaikan materi antara lain Penyalahgunaan Narkoba saat ini sangat kita sayangkan sekarang kita melihat ramainya dikalangan anak-anak, remaja, bahkan orang tua telah terjerumus menggunakan Narkotika, dari mulai mencoba -coba hingga sampai kecanduan.

Gambaran tentang Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkoba menurut UU-RI No.35 tahun 2009 ttg Narkotika digolongkan kedalam tiga golongan yaitu Narkotika Golongan I
Hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan.
Contoh : Heroin, Kokain, Opium, Ganja, Sabu, Extacy, dan lebih dari 65 jenis lainnya.

Narkotika Golongan II Berkhasiat untuk pengobatan digunakan untuk pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi ketergantungan.
Contoh : Morfin, Pertidin, Fentanil, Metadon.

Narkotika Golongan III Banyak digunakan dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Contoh : Codein , Burpernorfin, Etilmorfina.

Ketergantungan Narkotika adalah kondisi yang ditandai oleh dorongan untuk menggunakan Narkotika secara terus menerus dengan takaran yang meningkat. Selanjutnya pemateri menyampaikan tentang hukuman Penjara Bagi Pemakai, Pengedar, dan Kurir Narkoba bagi para AdikĀ² atau Pemuda jangan mudah terpengaruh dengan ajakan teman yang mengajak mencoba Narkoba karena itu hal yang salah, pertama mencoba nantinya akan ketergantungan Narkoba sehinga psikis dan kejiwaannya akan terganggu.

Keluarga yang sehat, serasi, harmonis cinta dan Kasih sayang, Komunikasi terbuka, Saling Kasih Mengasihi didalam keluarga, Memberikan Pendidikan yang baik, Menjadi Contoh yang baik bagi anak-anak kita dan memberikan pengawasan yang Normatif.

Dewan Guru juga ikut serta dalam mengawasi adikĀ² jangan mencoba / menggunakan Narkoba sesuai Ketentuan UU-RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan melakukan penyuluhan serta Kampanye pencegahan penyalahgunaan Narkotika, dan merujuk Korban pengguna Narkoba ketempat Pengobatan Resmi.

Kita dapat melihat bersama di mana-mana sekarang di seluruh Lapas dan Rutan sudah 95% Penghuninya terjerat Kasus Narkoba. Untuk saat ini sudah banyak Narkoba beredar di seputaran kita terutama Sekolah, Narkoba akan merusak kita semua bahkan kita akan hancur jika kita tidak memberantas para pengedar dan pemasoknya.

Comments

comments